Waspada HDD/SSD Eksternal Palsu di Marketplace: Ciri-Ciri, Bahaya, dan Cara Menghindarinya - BLOG • Bro Muh. Yusran Hadysurya
Ad

Waspada HDD/SSD Eksternal Palsu di Marketplace: Ciri-Ciri, Bahaya, dan Cara Menghindarinya

Admin
0

BROYUSRAN -- Belakangan ini makin banyak beredar HDD/SSD eksternal di marketplace dengan harga yang “terlalu indah untuk dipercaya”. Bayangkan, kapasitas 500GB, 1TB bahkan 2TB dijual hanya sekitar 100 ribuan. Di deskripsi tertulis barang baru, tapi justru di situlah letak kecurigaannya.

Karena penasaran, teman saya mencoba membeli dua unit. Setelah barang datang, langsung dia lakukan pengecekan fisik dan performa. Hasilnya cukup mengejutkan dan jujur, mengkhawatirkan.

Temuan saat pengecekan:
  • Barang ternyata palsu. Isi dalamnya hanya SD card tanpa merek. Supaya terasa seperti HDD asli, bagian dalam casing bahkan diberi besi pemberat.
  • Di Device Manager, perangkat terbaca sebagai “AL SSD USB Device”, bukan sesuai merek yang tertera di luar seperti Seagate atau lainnya.
  • Kecepatan baca/tulis sangat rendah, mentok di sekitar 7 MB/s, jauh dari standar HDD normal yang bisa tembus 100 MB/s atau lebih.
  • Bobot fisik terasa janggal tidak sepadat HDD asli.
  • Tidak ada suara khas piringan berputar saat digunakan terasa hening total, yang justru mencurigakan.
  • Material casing plastik terlihat murahan dan tidak presisi.

Bahaya yang Mengintai

Menggunakan HDD palsu bukan sekadar soal rugi uang. Yang jauh lebih berbahaya adalah keamanan data kita. Data penting dokumen kerja, foto keluarga, bahkan arsip bisnis dipertaruhkan pada perangkat yang tidak jelas kualitas dan keandalannya.

Perangkat bisa saja tiba-tiba rusak, corrupt, atau bahkan sejak awal hanya “memanipulasi kapasitas”. Dan saat data hilang, tidak ada yang bisa dilakukan selain menyesal.

Fenomena yang Mengkhawatirkan

Ironisnya, ada pihak yang secara sengaja memproduksi barang seperti ini demi keuntungan besar. Dengan estimasi biaya produksi mungkin hanya sekitar 20–25 ribu rupiah per unit, produk tersebut bisa dijual kembali di pasar Indonesia dengan harga 100–300 ribu rupiah.
Margin keuntungan besar, tapi merugikan banyak orang.


Jadilah Konsumen yang Cerdas

Jangan mudah tergiur harga murah yang tidak masuk akal. Selalu periksa:
  • Reputasi toko dan ulasan pembeli
  • Spesifikasi teknis yang realistis
  • Perbandingan harga dengan produk resmi
Lebih baik membeli sedikit lebih mahal tapi aman dan asli, daripada murah tapi berisiko kehilangan data berharga.

Silakan bagikan tulisan ini agar semakin banyak orang yang sadar dan tidak menjadi korban berikutnya. Edukasi konsumen adalah salah satu cara paling efektif untuk menghentikan praktik curang para penjual nakal.

Baca Juga

Tersalin!

Posting Komentar